Ini Bukti Daihatsu Pernah Bikin Mobil Balap

Jakarta– Kalau Anda melihat sekilas foto di atas pasti Anda akan mengira mobil sport tersebut adalah produksi Ferrari atau Audi beberapa tahun silam. Sayangnya tebakan Anda salah, ini adalah Daihatsu P5 yang belum lama ini sempat direstorasi di negara kelahirannya di Jepang. Daihatsu memang dikenal sebagai produsen kendaraan Kei Car atau mobil mungil dengan spesifikasi yang standar saja.

Tapi tahukah Anda bahwa pada era 1960-an jauh sebelum Daihatsu diakuisisi oleh Toyota, ia pernah memproduksi sebuah sportcar dengan nama P5 untuk mengikuti kejuaran Japan Grand Prix 1967. Saat itu, ajang Japan GP kerap kali melahirkan kendaraan-kendaraan superkencang yang ikonik salah satunya Nissan Skyline dan Toyota 2000GT.

Daihatsu P5 sendiri merupakan suksesor dari P3 yang dibangun di atas platform Daihatsu Campagno dengan dukungan mesin 4-silinder 1.3-liter yang dipasangkan di belakang mobil. Sportscar ini memang mengusung konfigurasi mesin belakang dengan penggerak roda belakang. Mesin tersebut didukung dengan transmisi manual 5-percepatan yang dispulai dari pabrikan transmisi asal Inggris, Hewland.

Eksteriornya juga sangat kental dengan kendaraan GT yang menggunakan desain lampu besar dan lekukan bodi yang dinamis. Selain itu, terdapat air intake berukuran besar di bagian sisi kendaraan yang mengarah ke ruang mesin di belakang. Daihatsu juga menggunakan aksen balap yang begitu menonjol seperti garis merah yang membentang di tengah bodi serta penggunaan logo angka di kap mesin dan ke dua pintunya.

Pada penampilannya pertamanya di Japan Grand Prix 1966, Daihatsu P3 berhasil menempati posisi ketujuh dan berkompetisi bersama dengan Nissan Prince R380 dan Toyota 2000GT. Setahun kemudian, Daihatsu menghadirkan P5 yang merupakan suksesor P3 dengan dukungan mesin yang sama. Pada Japan Grand Prix 1968 ia hanya mampu finish di posisi 10 dan berhasil meraih juara 3 pada ajang 1000 km of Suzuka di tahun yang sama.

Sangat sedikit sumber yang menceritakan sosok dari P3 dan P5, padahal kendaraan merupakan satu bukti bahwa Daihatsu pernah turun dalam ajang balapan enduro. Pada 1969 Toyota mengakuisisi Daihatsu yang kemudian memfokuskan pada pengembangan mobil-mobil kecil hingga saat ini. Namun sosoknya sempat terlihat hidup kembali pada ajang Tokyo Auto Salon 2019 dengan tampilan yang sama saat pertama kali diproduksi pada 1968.

Selain itu, terdapat pula video yang menunjukkan Daihatsu P5 tersebut dinyalakan dan dijalankan di sebuah fasilitas milik Daihatsu di Jepang. Beberapa orang tampak mengagumi tampilan tersebut ditambah P5 masih mampu beroperasi dengan baik bahkan dapat dipacu berakselerasi meski usianya sudah lebih dari setengah abad.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Posts