Pahami Dulu Penilaian Juri Drift IDS dan IDL 2021

Karawaci, Tangerang- Indonesia Drift Series (IDS) dan Indonesia Drift Leauge (IDL) resmi digelar pada Sabtu dan Minggu, 11-12 Desember 2021. Babak akhir balap drifting ini diprakarsai oleh J99xAR Drift School. Berlokasi di J99 Maxx Drift Circuit, bisa disaksikan secara offline maupun online.

Balapan drift di akhir Tahun ini secara penilaian dijaga ketat oleh tiga juri yang cukup ternama di kelas profesional drifter Indonesia. Antara lain, Dean Zen, Dika CH dan Danny Ferdito. Pada seri sebelumnya posisi Danny diisi oleh Lucky Reza.

Peserta tidak perlu khawatir, karena saat start sudah menggunakan lampu start. Perhitungannya, 3 detik lampu merah kemudian hijau.

Para drifter akan dinilai oleh ketiga juri ini dengan kategori angle drift, drift line dan style drift. Adapun komposisinya 35% penilaian angle, 35% penilaian line dan 30% penilaian gaya drifting.

Dika CH mengawasi penilaian angle. Ia berharap seluruh angle diambil maksimal. “Sebisa mungkin tidak ada koreksi throttle agar angle maksimal. Diperbolehkan langsung melakukan switching pada posisi tertentu,” ucap Dika saat briefing peserta. Sabtu (11/12).

Kategori line diawasi langsung oleh Dean Zen. Penilaian diambil dari area outerzone menuju touch and go dan berlanjut switching.

“Saat touch and go, cukup ban belakang saja yang di area line. Jika salah satu ban keluar akan mendapat nilai 0,” tegas Dean.

Sedangkan dari sisi style, Danny dan mewakili seluruh juri ingin melihat gaya maksimal para drifter. “Kita ingin kalian dari start sampe finish full throtle, switching yang maksimal, dan agresif style akan mendapat poin yang besar” tambah Danny.

Ditambahkan juga, konsistensi merupakan hal yang paling baik untuk mendapat poin maksimal dari para juri. “Semakin konsisten akan semakin bagus untuk penilaian,” tutupnya.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Posts